Sahur On The Road

 Menilik Sahur On The Road Mengajarkan Kita Berbagi, Mengapa Kontroversi?

Ilustrasi sahur (pixabay.com)

 

Bulan Ramadhan adalah salah satu bulan yang paling ditunggu. Sebagai bulan yang penuh berkah berbagai kegiatan dilakukan untuk mengisi bulan Ramadhan. Mulai dari acara bagi-bagi takjil, pondok pesantren kilat, ngabuburit sampai dengan sahur on the road.

Dilansir dari merahputih.com sahur on the road atau (SORT) adalah kegiatan membagikan makanan sahur untuk orang yang membutuhkan dengan berkonvoi menggunakan roda dua atau roda 4. Kegiatan sahur on the road biasa dilakukan oleh kalangan muda mulai dari komunitas, organisasi, hingga kelompok teman-teman sekolah atau kampus.

Kegiatan sahur on the road ini tentunya menimbulkan banyak persepsi, meskipun dalam tujuannya baik untuk membagikan makanan. Tidak jarang dalam eksekusi menjalankannya terdapat beberapa hal yang kurang sesuai. Namun, apa sebenarnya hikmah yang diajarkan dari sahur on the road?

Sahur On The Road Mengajarkan Kebaikan

Kegiatan sahur on the road tentunya menjadi kegiatan yang mulia. Pada awalnya konsep dari sahur on the road adalah konvoi untuk memberikan makanan ke panti asuhan. Namun ada juga yang membuat konsep membagikan makanan kepada mereka yang hidup di jalanan atau kepada mereka yang masih bekerja di dini hari. Selain meningkatkan rasa empati dari kegiatan membagikan makanan. Juga membuat peserta sahur on the road mempunyai rasa syukur.

Dengan kegiatan sahur on the road sebenarnya juga meningkatkan rasa peduli terhadap sesama dan rasa persatuan.

Mengapa Sahur On The Road Menuai Kontroversi?

Sahur On The Road ini tentu sangat baik untuk dilakukan dengan membagikan makanan kepada yang membutuhkan. Namun, sahur on the road ini juga menjadi dilema. Dengan teknis konvoi yang bisa saja membuat jalanan macet, apalagi jika peserta sahur on the road ini mencapai ratusan. Tak jarang juga dalam aksi sahur on the road ini pesertanya membawa beberapa barang tajam untuk melindungi diri. Hal ini yang menjadi awal mula terjadinya aksi tawuran. Bahkan belakangan ini di underpas mampang peserta sahur on the road juga melakukan aksi vandalisme dan merusak fasilitas umum atau ruang public.

Dengan adanya beberapa oknum yang melakukan kegiatan-kegiatan yang kurang tepat tersebut tentunya membuat kegiatan sahur on the road kurang diapresiasi.

Itulah kegiatan sahur on the road. Sekarang ini beberapa kebijakan yang menjadi jalan tengah dari kegiatan sahur on the road telah dikeluarkan oleh pihak kepolisian. Seperti mendapatkan surat ijin jauh-jauh hari sebelum melakukan sahur on the road.

Subscribe to receive free email updates:

1 Response to "Sahur On The Road"

  1. Memang bagus tujuan dan efeknya, berbagi dan membuat bahagia yg menerima. Tp risikonya emang macet kalau banyak peserta. Ada plus minusnya ya kak .. hehe.. aku sendiri blm pernah nemuin sahur on the road.

    ReplyDelete